Cara membuat Sustain Pedal sendiri

Setahun yang lalu, aku pernah bikin posting ini di Instagram. Tapi tutorialnya gak ada. Hari ini kita bakal bahas bikin sustain pedal sederhana.

Sustain pedal sendiri merupakan kebutuhan hidup para pianis, setingkat dengan kebutuhan akan makanan. :hammers

Pada video diatas, ada 2 sustain dalam 1 board. Kali ini, kita bikin 1 sustain aja.

Alat yang dibutuhkan :

  1. Papan PCB
  2. Push Button, kalau bisa 2 biji
  3. Jack TRS 1/4 inch (buat ke keyboard. Kalau keyboardmu pakai jack lain buat sustain, ikutin aja standar keyboardmu)
  4. Kabel secukupnya
  5. Solder dan timah

Schematics :

Dibuat dengan paint. mohon jangan dibully.

Bisa aja dibuat dengan 1 tombol aja, apalagi kalau kayak gini, tombol manapun yang ditekan, dia bakal terhubung. Jadi sama aja sebenarnya.

Aku susun 2 berjejer, dengan tujuan supaya papannya agak besar kayak sustain beneran.

Trus aku sambungin aja semuanya pake timah. Disini, timahnya emang belum beres aku soldernya, jadi tolong dibuat lebih rapi.

Trus aku sambungin deh kabelnya. Kalau solderannya masih jelek, ya maap loh. Aku kan teknik komputer, bukan teknik elektronika.

Terakhir, pastikan dua sambungan diatas gak terhubung, kecuali tombolnya ditekan salah satu. Setelah itu, aku bungkus deh pakai isolasi kabel.

Jack TRS nya disolder seperti biasa. Setelah itu, akan jauh lebih baik kalau kepala kabelnya di isolasi supaya kalau pakai 2 sustain, ga mungkin bersentuhan. Apalagi kalau kebetulan kamu pakai jack yang bengkok.

Hasil akhir :

Catatan :

  1. Sustain ini Normally open. Biasanya dipakai di KORG kalau ga salah. Untuk Yamaha, bakal terbalik. Bisa diganti dengan cara tekan “Direct Access” (dekat layar), trus tekan tombol sustain, baru balikin polarity nya ke +.
  2. Sustain ini gak mendukung “half pedal”. Intinya, ditekan ya ditekan, ga ditekan ya ngga. Ga ada setengah ditekan. Tapi, mengingat kamu ga bakal disini kalau kamu punya modal dan beli sustain mahal sekalian … harusnya kamu juga ga berharap pakai half pedal.
  3. Bisa aja pedal ini jadi normally closed, buat plug and play ke Yamaha. Cuma cari dulu tombolnya yang normally closed.
  4. Ga ada pakai resistor. Sustain biasa juga biasanya gak ada.

 

 

Share
Ditulis pada Tutorial | Tinggalkan komentar

Rest In Peace Cakewalk

17 November 2017, Gibson memutuskan menghentikan development Cakewalk.
Sebenarnya ini bukan berita baru, tapi entah kenapa aku gak dengar beritanya. Beritanya bisa dibaca disini.

Cakewalk sendiri sudah berumur 30 tahun.

Lanjutkan membaca

Share
Ditulis pada Artikel | Tinggalkan komentar

Magang di Consumer Services Telkom Ridar

Persiapan sebelum seminar kerja praktek

Untuk Pembimbing

Untuk Penguji

Changelog :

  • Nama bu Silvana katanya salah. Harusnya Silvana Rasio Henim, S.S.T., M.T..
    Tapi entah kenapa menurut (http://uppm.pcr.ac.id, diakses 2 Februari 2018) gelarnya kurang.

  • Revisi ada 2.
    1. Perbaiki use case
    2. Alur kerja ditambah.

Laporan setelah dibukukan : LAPORAN KP RINALDO 12022018 (PDF)

Share
Ditulis pada Laporan Kampus | Tinggalkan komentar

Flashback 2008, Ubuntu 8.04, OpenSolaris 2009, dan TRON Legacy

Entah kenapa, hari ini aku pingin nonton film TRON: Legacy.

Lanjutkan membaca

Share
Ditulis pada Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Pindah Hosting (lagi) ke RamNode.

HostSlim bener bener parah. Yang bener aja, dikit dikit down. Hari ini aja, udah lebih dari 3x down.

Akhirnya pindah ke RamNode.

high performance ssd vps

Share
Ditulis pada Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Pindah Hosting ke HostSlim

Web ini sekarang dipindah ke HostSlim.

Lanjutkan membaca

Share
Ditulis pada Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Planned Maintenance

Dalam beberapa jam ke depan, rinaldo.id akan dipindahkan ke hosting baru, beserta dengan semua project yang ada di dalamnya.

Jadi kalau kamu numpang database MySQL disini buat tugas akhir, ya mohon bersabar.

 

Share
Ditulis pada Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

[TUTORIAL] Android – Cara masuk ke ADB shell saat bootloop!

Sesuatu yang perlu 5 menit lebih untuk dicari tahu, pantas untuk diblog-kan. Apalagi, aku udah menghabiskan 5 jam mutar mutar soal ini.

Singkat cerita, aku lagi main main pake Nexus 7 2013 Deb (Wi-fi + LTE), yang aku paksakan ROM Nexus 7 2013 Flo (Wi-fi only) . Ga tau, pingin aja pake PhoenixOS.

Gue emang goblok, tapi karena goblok gue belajar. 😛

Lanjutkan membaca

Share
Ditulis pada Tutorial | 2 Komentar

Dan kemudian, Low Priority lagi.

Capek sih ngomongnya, tapi kalau kamu berharap kualitas internet, JANGAN PAKAI IndiHome.

Lanjutkan membaca

Share
Ditulis pada Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Foto Natal GPdI Ecclesia 15 Desember 2017

Kalau jelek, berarti yang foto bukan aku. :)

Share
Ditulis pada Tak Berkategori | Tinggalkan komentar